Pasien Covid-19 Bertambah, Pemkot Jalin Koordinasi dengan RS se-Kota Kupang

Kota Kupang rapat koordinasi covid

Herman mengimbau para pimpinan rumah sakit di Kota Kupang untuk secara ketat menerapkan disiplin penggunaan APD bagi para petugas guna mencegah jatuhnya korban pasien positif covid 19 dari tenaga kesehatan seperti yang terjadi di daerah lain.

M. Ibrahim, yang mewakili pimpinan Rumah Sakit Angkatan Laut Samuel J. Moeda Kupang, yang turut hadir pada kesempatan tersebut mengakui saat ini pihaknya masih mengalami kendala soal ruangan khusus untuk filter screening awal di depan rumah sakit.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Karena itu mereka sangat mengharapkan dukungan Pemkot Kupang berupa tenda.

Selain itu Ibrahim juga menyarankan agar para tenaga kesehatan yang sudah merawat pasien positif covid 19 tidak hanya dirapid test tetapi juga diswab.

Sementara itu dr. Sieny dari RS Leona Kupang mengusulkan perlunya pelatihan bagi para analis kesehatan untuk pengambilan swab.

Pelatihan ini, menurutnya, perlu untuk mengantisipasi jika suatu waktu jumlah pasien positif terus bertambah dan masing-masing rumah sakit diminta untuk melakukan tes swab sendiri.

Menanggapi usul saran tersebut, Herman Man langsung minta Dinas Kesehatan Kota Kupang untuk segera menindaklanjuti dan membantu pihak rumah sakit melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Dalam pertemuan tersebut Herman didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Kupang, Rudy Priyono, S.KM, M.Kes dan salah satu kabid di Dinas Kesehatan Kota Kupang, I Gusti Ngurah Suarnawa, S.KM, M.Kes.(pkp_ans/den)

Pos terkait