“Untuk itu kita siapkan Pelabuhan Ipi, juga paroki bekerja sama dengan Keuskupan Agung Ende untuk PMI,” ujar Bupati Djafar.
Lebih lanjut Djafar mengatakan, walaupun saat ini Ende sudah masuk zona hijau pengawasan pada daerah perbatasan tetap dilaksanakan dan protokol kesehatan Covid-19 tetap diutamakan dalam kegiatan-kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan.
Ketua DPRD Ende, Fransiskus Tasso, pada kesempatan yang sama menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPRD Sikka bersama anggota yang telah berkunjung ke Ende.
Pertemuan ini kata, Fery Taso, diharapkan dapat menemukan kesepahaman mengenai langkah-langkah penanganan Covid-19 di dua wilayah ini. “Semoga koordinasi lintas kabupaten terus kita lakukan khususnya dalam penanganan PMI,” kata Fery Taso.
Sementara Ketua DPRD Sikka, Donatus David, mengatakan kunjungan ini dimaksudkan untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Ende terkait Pekerja Migran Indonesia asal Kabupaten Sikka yang akan kembali ke Sikka melalui Kabupaten Ende.
Koordinasi antara kedua kabupaten ini sangat penting, kata David, agar penanganan PMI tidak ada yang terlewatkan. “Maksud kunjungan kerja komisi II yang saya pimpin untuk melakukan koordinasi terkait dengan kepulangan Pekerja Migran Indonesia,” ujar David.
Penanganan Covid-19 ini, demikian David, harus dilaksanakan secara terintegrasi dan terkoordinasi antarkabupaten sehingga penanganannya lebih mudah. (ase)







