“Kami juga meminta pada pemerintah kabupaten yang terdampak bencana untuk mengirim data kerusakan rumah penduduk by name by address dengan nomor KK dan nomor KTP dari para korban yang rumahnya mengalami kerusakan untuk dikirim ke BNPB pusat sehingga bisa diverifikasi untuk menerima bantuan,” ungkapnya.
Sementara itu data terakhir dampak korban jiwa dan kerusakan akibat bencana alam siklon tropis seroja per 16 April 2021 pukul 16.00 di antaranya 181 orang meninggal dunia, 47 orang dinyatakan hilang, 225 orang luka-luka, pengungsi berjumlah 58.914 orang, rumah rusak berat 14.862 unit, rumah rusak sedang 12.865 unit, rumah rusak ringan sejumlah 43.069 unit, dan 70.796 rumah terdampak, serta fasilitas umum yang terdampak sejumlah 2.927 unit. (biro apd setda ntt)







