Marsianus juga meminta pengurus DPP yang berprofesi sebagai wartawan ataupun pegiat media sosial bisa membantu meredam opini negatif tentang Lembata.
“Apakah tidak ada hal positif di Lembata? Saya kira banyak hal positif di Lembata. Tapi, kita ikuti media sosial, selalu penuh dengan aura negatif soal Lembata. Bapak-bapak juga harus ikut membantulah untuk membangun hal-hal positif tentang daerah ini,” pintanya.
Marsianus mengambil contoh kasus korupsi. “Itu bisa saja karena kesalahan administrasi. Tapi informasi yang disebarkan keluar seolah-olah orang sudah melakukan korupsi hebat. Sampai ada kata-kata makian. Ini tidak bagus. Kita harusnya bisa hidup damai, saling menghormati. Kami pemerintah ini bekerja untuk masyarakat, tapi terus dicurigai. Kita mulai dari paroki ini. Bapak Pastor coba sampaikan melalui mimbar gereja agar informasi yang keluar soal Lembata lebih sejuk dan damai,” harapnya.
Marsianus juga mengharapkan agar para awam birokrat bisa mengambil peran di Gereja. “Pejabat birokrat yang ada di sini juga harus ambil peran,” ujarnya, dan meminta Sekda melakukan koordinasi dengan awam birokrat. (ona)







