Semangat pembangunan, kata Jaghur, adalah untuk kesejahteraan rakyat. “Ketika nanti bandara sudah tersedia, maka bisa dipastikan geliat dan pertumbuhan ekonomi di sekitar wilayah Tanjung Bendera akan semakin baik,” kata Jaghur.
Jaghur memuji warga Suku Motu dan beberapa suku lain di sekitarnya aygn rela meyerahkan tanahnya untuk mmbagun bandara.
“Luar biasa kerelaan suku Motu dan suku-suku lain yang ada disekitarnya untuk memberikan tanahnya sebagai bagaian dari proses pembangunan di Matim. Bapak ibu sudah menyerahkan tanah ini kepada pemda, maka tugas kami adalah mempersiapkan segala sesuatunya supaya pembangunan bandara di tempat ini akan segera dilaksanakan sesuai dengan harapan kita bersama,” ungkapnya. (adi)







