Ia mengatakan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari program regenerasi pelaku utama sektor kelautan perikanan sehingga menghasilkan generasi nelayan yang berpendidikan.
“Kita harapkan akan menghasilkan nelayan modern dengan penguasaan teknologi yang lebih maju sehingga produktivitas masyarakat meningkat,” pungkasnya. (sta)







