KEFAMENANU kabarntt.id—Program Better Investment for Stunting Alleviation (BISA) menggelar Workshop Perluasan Kegiatan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan gizi remaja untuk 56 Kepala Sekolah di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Rabu (10/8/2022).
Workshop CTPS tersebut terlaksana berkat kerja sama program BISA dengan Save the Children dan Nutrition Internasional (NI).
Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten TTU, Raymundus Aluman, yang hadir dan membuka kegiatan Workshop CTPS dan gizi remaja ini mengharapkan agar para guru yang mengikuti kegiatan tersebut dapat memberikan pengetahuan-pengetahuan dan keterampilan-keterampilan kepada para remaja yang sementara berada di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam rangka menurunkan angka stunting di TTU.
Menurut Raymundus, upaya penurunan angka stunting di TTU sejauh ini sudah dilakukan dengan berbagai cara yaitu melalui berbagai macam sosialisasi nilai gizi pada 1000 hari pertama kelahiran dan melalui ibu hamil.
Raymundus mengungkapkan, walau sudah dilakukan berbagai upaya, namun hingga saat ini stunting masih tetap ada.
“Kita berharap dengan adanya intervensi program BISA yang berkolaborasi dengan Save the Children dan Nutrition International angka stunting di TTU dapat ditekan,” harap Raymundus.
Sementara itu Distric Senior Officer Program BISA, Dev Taunu, menuturkan, workshop perluasan kegiatan CTPS dan gizi remaja ini sebelumnya telah dilaksanakan bagi para kepala sekolah dan guru pendamping di 39 sekolah dan saat ini diadakan lagi bagi para kepala sekolah dan guru pendamping di 56 sekolah tersisa sehingga akan menjadi satu paket penuh pelaksanaan program BISA untuk para pelajar di bangku pendidikan SMP.







