BKKBN Gandeng Melki Laka Lena Kampanye Penurunan Stunting di Tunbaun

golkar mll di tunbaun
Melki Laka Lena, Marianus Maukuru, Jerry Manafe ketika kampanye di Gereja Tunbaubm Kabupaten Kupang, Jumat (9/9/2022)

Wakil Bupati, Jerry Manafe, dalam sambutannya mengingatkan semua pihak agar tidak main-main dengan masalah stunting.

“Bapak, ibu dan semua kita, jangan kita main-main dengan stunting. Karena anak adalah generasi masa depan kita,” ingat Jerry.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Menurut Jerry, akibat paling bahaya dari stunting adalah sumber daya di mana kemampuan otak, intelektual terhambat karena pertumbuhan terlambat.

Jerry juga mengingatkan bahwa kerja penanganan stunting adalah kerja kemanusiaan dan butuh kerja sama semua pihak.

“Stunting adalah kerja kemanusiaan.  Jadi kita harus betul-betul kerja sama. Saya yakin  kita bisa. Perlu kolaborasi dengan dinas dan instansi terkait. Kita kolaborasi saya yakin angka stunting turun. Kita gotong royong, kita semua bekerja sama,” ajak Jerry.

Kepala BKKBN NTT, Marianus Mau Kuru, dalam kesempatan ini mengatakan intervensi supaya tidak boleh ada stunting harus dimulai dari remaja.

“Dari mana kita intervensi supaya tidak boleh ada stunting? Dari anak-anak yang masih remaja. Pertama, jaga semua anak-anak remaja putri harus didampingi. Karena kebanyakan mereka anemia. Karena seorang perempuan yang sedang anemia dia hamil pasti dia melahirkan anak stunting,“ sebut Marius.

Selain itu, Marius menyebutkan harus  ada program pendampingan, konseling dan pemeriksaan kesehatan dalam tiga bulan pra-nikah kepada calon pengantin sebagai upaya pencegahan stunting dari hulu.

Idealnya, menurut Marius, setiap calon pengantin, tiga bulan sebelum menikah wajib memeriksakan kesehatannya baik tinggi badan, berat badan, lingkar lengan atas dan kadar HB.

Pos terkait