Aliansi VCA di Indonesia yang terdiri dari Slum Dwellers International bersama SPEAK Indonesia, South South North bersama konsorsium C4Ledger, WWF, dan Yayasan Humanis bersama para mitra lokal telah aktif bekerja di berbagai daerah termasuk DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Selatan, Papua Barat, dan Papua Barat Daya.
Selama empat tahun pelaksanaan program hingga fase akhir di tahun 2025 ini,
berbagai pembelajaran dan contoh praktik baik telah dikumpulkan untuk didokumentasikan, diakui, dan direplikasi sebagai bentuk kerja bersama dalam memperluas ruang bagi suara masyarakat sipil dan komunitas marginal.
“Isu perubahan iklim bukan hanya soal angka dan proyeksi, tetapi soal nasib dan masa depan banyak komunitas yang paling terdampak. Mereka yang sehari-hari merasakan perubahan pola cuaca membutuhkan dukungan nyata dari tingkat kebijakan hingga pelaksanaan di lapangan. Aliansi VCA selalu percaya bahwa mekanisme pendanaan iklim harus menjadikan kebutuhan komunitas sebagai titik tolak, bukan titik akhir,” ujar Arti Indallah Tjakranegara, Penanggung jawab VCA Indonesia, Yayasan Humanis.
Diskusi publik ini juga telah memberi ruang bagi berbagai rekomendasi konkrit terkait mobilisasi pendanaan, penguatan kerja sama antar pihak, dan pengakuan penuh atas peran dan pengetahuan lokal sebagai pilar adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. (den)







