“Itu tumbuh dari keluarga. Jadi kalau keluarga kita abaikan terus kemudian tidak memberikan pendidikan yang baik kepada anggota keluarga, maka bangsa akan rusak. Sebaliknya kalau keluarga itu dibimbing, dibina, menciptakan keluarga yang kuat, maka bangsa pasti akan kuat,” paparnya.
Mau Kuru mengingatkan, kalau keluarga bermasalah, terkontaminasi dengan hal-hal negatif seperti narkoba, NAPZA, HIV/AIDS, pernikahan dini, tidak menjaga keluarga dan menjalankan 8 fungsi keluarga dengan baik, maka keluarga itu rapuh.
“Kalau keluarga rapuh pasti bangsa juga rapuh. Sehingga kami BKKBN menetapkan keluarga sebagai titik sentral pembangunan,” katanya. (bet)







