Keuskupan Atambua Panen 10 Imam Baru

TTU tahbisan imam baru

Uskup Domi juga berpesan kepada para imam baru untuk tetap setia pada panggilan dan dapat membawa Gereja Nusa Tenggara Timur ke tempat dimana akan melaksanakan tugas dan karya panggilan.

“Hari ini Anda telah menjadi imam, jadilah imam Tuhan yang baik. Bawalah Gereja di Nusa Tenggara Timur ini ke tempat di mana Anda akan berkarya,” harapnya.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Yosef  Nae Soi, yang turut hadir dalam acara misa syukur pentahbisan imam baru menyampaikan proficiatnya kepada para imam yang baru menerima pentahbisan imamat.

“Atas nama Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur dan rakyat Nusa Tenggara Timur, kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada masyarakat NTT yang baru ditahbiskan dan akan berkarya di sejumlah negara,” kata Nae Soi.

Nae Soi melanjutkan, dengan ditahbiskannya sepuluh imam baru tersebut telah membuktikan bahwa masyarakat NTT tidaklah miskin ataupun bodoh.

“Dari rahim Nusa Tenggara Timur  yang selalu dijuluki termiskin, yang selalu dijuluki terbodoh, tetapi kita mampu mengirim putra-putra terbaik kita ke seluruh dunia. Ini membuktikan bahwa hipotesa yang diberikan kepada Nusa Tenggara Timur bisa dibantahkan oleh pentahbisan pada hari ini,” ungkap Nae  Soi.

Nae Soi pun berpesan kepada para imam baru untuk tetap setia dengan panggilan serta dapat melaksanakan tugas dan karya panggilan di negara tujuan dengan baik.

“Setialah dalam panggilan dan pergilah, bawa nama NTT kita ke penjuru dunia. Karena NTT itu bukan hanya Nusa Tenggara Timur tetap juga Nusa Tiada Taranya atau Nikmat Tiada Taranya,” tandas Nae Soi. (siu)

Pos terkait