Kajati NTT juga menekankan bahwa integritas dimulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya.
Ia menambahkan bahwa tanggung jawab terhadap hal-hal kecil harus menjadi kebiasaan sebelum seseorang dapat dipercaya untuk tugas-tugas yang lebih besar. Sebagai contoh konkret, beliau mengajak para siswa untuk berkomitmen menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Saya berkomitmen seumur hidup, mulai hari ini tidak membuang sampah sembarang,” ujar seluruh siswa dan guru dalam deklarasi bersama.
Sementara itu, Kepala BP3MI Provinsi NTT, Suratmi Hamida, S.Sos., juga menyampaikan apresiasinya kepada Penjabat Wali Kota Kupang dan Kajati NTT atas kolaborasi yang luar biasa ini.
Ia menyebut kunjungan ini sebagai langkah strategis yang pertama kali dilakukan di NTT. Dalam pesannya, Suratmi mengingatkan pentingnya menjaga diri dari ancaman perdagangan manusia, yang banyak menyasar anak-anak usia sekolah.
“Saya berpesan agar adik-adik menjaga diri dengan baik, hindari pergaulan yang berbahaya, dan jangan mudah terpengaruh dengan tawaran-tawaran yang berisiko,” tegasnya.
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama serta pembagian bingkisan dari tim Kajati NTT kepada para siswa. (prokopim kota kupang/nitha manage/tonny ga)







