Lindungi Perempuan dari Ancaman Negatif Media Digital, KPPG NTT Gelar Talkshow

golkar

Hadir sebagai narasumber para ahli dari berbagai latar belakang, seperti akademisi, psikolog, perwakilan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda NTT, serta aktivis dari LSM Rumah Perempuan Kupang.

Mereka berbagi wawasan mengenai etika komunikasi digital, dampak psikologis kekerasan seksual, serta langkah hukum yang dapat ditempuh oleh korban.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Ketua Panitia Fransisca Sin Fernandez mengatakan, dalam rangka Hari Ulang Tahun Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) ke-23, yang jatuh pada tanggal 23 Mei 2025, maka Pengurus Daerah KPPG NTT mempersiapkan sebuah kegiatan yang menjadi rangkaian perayaan HUT KPPG ke 23 yaitu talkshow.

Sin mengatakan, dengan mengusung tema nasional HUT KPPG tahun 2025, “Perempuan Golkar bergerak, Indonesia Maju” dan memperhatikan isu terkini yang dialami Perempuan NTT darurat kekerasan seksual, talkshow ini mengangkat tema “Perempuan NTT Terlindungi dari Ancaman Negatif Media Digital”.

“Harus diakui bahwa kondisi darurat kekerasan seksual di NTT pada khususnya, hari ini semakin hari semakin sering terjadi, makin beragam dan makin kompleks,” kata putri sulung mantan Gubernur NTT, dr. Hendrik Fernandez ini.

Menurut  Sin, salah satu pendorong terjadinya kondisi ini adalah karena perkembangan digital dan penggunaan media sosial yang tidak terkontrol. (jdz/den)

Pos terkait