Peduli Lansia, Janda, dan Disabilitas di Watu Lanur, NTT, KBGD Bagi Sembako

matim festival budaya kedel

Sebelum paket bansos disalurkan, di hadapan 100 KPM dan sejumlah masyarakat yang hadir pada kesempatan tersebut, Sipin menjelaskan secara singkat terkait literasi keuangan yaitu mengajak masyarakat agar gemar menabung.

“Bapak dan Ibu sekalian jangan lupa sisihkan sedikit uang belanja kita untuk ditabung demi masa depan anak cucu kita,” ajak Sipin.

Pada kesempatan yang sama, pria asal Jawa Timur itu mengungkapkan kecintaannya terhadap nilai-nilai kearifan lokal budaya Manggarai, khususnya yang terkandung dalam praktek-praktek sakral ritual adat masyarakat Kedel.

Ia mengungkapkan harapannya agar Festival Budaya Kedel dapat diselenggarakan secara berkelanjutan.

Pada kesempatan itu, di halaman Kompleks Rumah Gendang Kedel, 100 KPM bansos sangat antusias menerima bansos sembako dedikasi untuk negeri yang disponsori oleh Departemen Komukasi BI melalui Komunitas Budaya Gendang Kedel.

“Mewakili masyarakat penerima manfaat bantuan ini, kami sangat bersyukur karena kami tidak pernah bayangkan hari ini akan kembali berkumpul bersama di Kompleks Rumah Gendang ini dalam acara Festival Budaya Kedel yang yang diselenggarakan oleh komunitas budaya gendang kedel yang disponsori oleh Bank Indonesia. Harapan ke depannya semoga kegiatan seperti ini akan terus berlanjut,” ungkap Markus Bat, mewakili masyarakat dan tokoh adat Kedel sekaligus penerima manfaat bansos tersebut. (adi)

Pos terkait