Renungan Harian Rabu, 30 Juli 2025

bb49ee3cfe72b44b80dfe5de64178d55859a8565c96a60c16eda65689ba1b870.0

Bacaan I Keluaran 34: 29-35
Mazmur Tanggapan: Mzm 99: 5.6.7.9
Ref: “Kuduslah TUHAN, ALLAH kita”

Injil Matius 13: 44 – 46
“….Kerajaan Surga itu seumpama seorang yang mencari mutiara yang indah”
Matius 13:45
(Iterum simile est regnum caelorum homini negotiatori, quaerenti bonas margaritas)

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Kawan ku…
Benarlah bahwa kita mesti merasa puas dari apa yang kita usahakan untuk diraih. Di situ, kita jedah sejenak untuk ‘nikmati’ hasil juang kita. Hal yang wajar kan?

Namun, kawan ku…
Lika-liku kehidupan acapkali punya rahasianya sendiri. Yang sering sulit dipikirkan dan terbayangkan. “Sudah dapatkan dan miliki nyaris semuanya. Hidup dikitari oleh banyak jaminan.”
Lalu, apalagi yang mesti dicari?

Kawan ku…
Bukan kah dari banyak kisah yang kita tangkap, terdapat sekian banyak orang yang rela ‘jual, tinggalkan, dan melepaskan’ berbagai hal dan keadaan mapan atau sekurang-kurangnya keadaan wajar baginya, demi mencari hal lain lagi?

Kawan ku…
Mari kita tafsir dan paham walau sederhana dan seadanya. Yang tetap dan selalu dicari itu adalah “mutiara indah.” Dan ia bisa saja terbingkai dalam ‘seperangkat nilai.’ “Mutiara indah” itu adalah KASIH. itulah yang selalu dikejar untuk diraih.

Kawan ku….
Apa artinya miliki sekian banyak hal, sekiranya kita tak miliki Kasih itu? Tidak kah ‘Kasih Kristus itu mendesak kita untuk:
-Berbagi?
-Berbelahrasa?
-Berkorban?
-Berkeadilan?
-Ciptakan alam perdamaian dan persaudaraan?

Kawan ku….
Renungkan si pedagang itu. Ia tak hanya berjuang untuk memiliki “mutiara yang indah itu.” Tapi bahwa dengan penuh kelepasan hati menjual seluruh miliknya demi “mutiara yang indah itu.”

Pos terkait