Tidak Punya Komputer, SMPN 13 Borong Tryout di SMAN3 Borong

Matim SMPN 13 Borong

Sementara Kepala SMPN 13 Borong, Wihelmina Juit, S.Pd, menuturkan, dirinya sangat berterima kasih dengan Lembaga SMAN 3 Borong yang mau bekerja sama dengan sekolahnya.

Dikatakan Wihelmina, SMAN 3 Borong sudah mengatasi keterbatasan mereka di SMPN 13 Borong. Kekurangan komputer membuat SMPN 13 Borong tidak bisa melaksanakan program USBD yang dicanangkan Pemda Matim.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Namun di tengah kami sibuk mencari solusi dari masalah itu, SMAN 3 Borong siap menjalin kerja sama dengan meminjamkan komputer dan ipadnya untuk dipakai siswa melaksanakan USBD,” terang Wihelmina.

Menurut Wihelmina, USBD ini lebih pada bagaimana siswa mengenal IT. “Lembaga pendidikan harus benar-benar peka dengan kemajuan teknologi hari ini. Cukup generasi kami yang Gaptek,” katanya.

Generasi milenial, kata Wihelmina, harus lebih tahu dan hebat lagi demi mendongkrak sistem pendidikan Indonesia yang lebih baik lagi.

“Terima kasih kepada pimpinan dan Civitas SMAN 3 Borong yang sudah menjalin kerja sama dengan kami. Harapan saya, 49 siswa saya hari ini yang mengikuti simulasi USBD nantinya melanjutkan sekolahnya di SMAN 3 Borong,” kata Wihelmina.  (adi)

Pos terkait