Sementara Irwan Ahmad, Kepala Bidang PMP menguraikan mengenai kebutuhan primer di BPJS Kesehatan itu sendiri seperti adanya puskesmas, klinik utama dan dokter pribadi.
“Mengenai kebutuhan primer ini sangat luas karena mencakup semua fasilitas kesehatan terdekat dengan banyaknya masyarakat yang sudah terdaftar dan aktifkan kartunya tapi tidak pernah menggunakan kartunya,” jelasnya.
Menurutnya, mobile JKN-KIS sangat membantu karena semua persyaratan dan cara pendaftarannya sudah lengkap di aplikasi tersebut.
“Hanya saja kita secara khususnya di Sumba Timur masih daerah yang jaringannya belum maksimal sehingga masih banyak masyarakat yang belum paham,” kata Ahmad.
“Kami berharap agar kami dan teman-teman media bisa saling bekerja sama untuk terus mengedukasi mengenai informasi tentang BPJS Kesehatan kepada masyarakat, sehingga masyarakat bisa mengetahui tentang informasi BPJS Kesehatan,” harapnya. (ama)







