“Ini justru tentang komitmen kita untuk menjaga NTT tetap utuh dan inklusif. Komitmen untuk menjaga warisan budaya dan nilai-nilai keberagaman kita,” tandasnya.
Menurut Winston, visi pasangan Melki-Johni melalui slogan Ayo Bangun NTT adalah semangat inklusif yang melampaui batasan suku dan agama.
Ia menekankan bahwa visi tersebut tidak bisa dikerjakan sendiri, melainkan harus dilakukan secara kolaboratif oleh semua elemen masyarakat NTT.
“Kaka Melki Laka Lena selalu bilang dalam pidatonya, pilih pemimpin karena rekam jejaknya, pilih pemimpin karena visi misi dan isi kepalanya, bukan karena agama dan sukunya,” ujar Winston mengutip kata-kata Melki.
Visi Ayo Bangun NTT dari paket Melki-Johni ini, kata Winston, adalah jawaban tepat untuk semua doa-doa kita.
Acara ini dihadiri oleh lebih dari 2.000 peserta yang terdiri dari berbagai tokoh masyarakat, termasuk perwakilan paguyuban dari Manggarai Raya, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Lembata, Alor, Kupang, TTS, TTU, Belu, Malaka, Sumba, Rote, dan Sabu.
Kehadiran banyak orang muda, khususnya mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Kupang, semakin menunjukkan dukungan luas bagi pasangan Melki Laka Lena dan Johni Asadoma.
Sebagai penutup, Winston Rondo mengajak seluruh masyarakat NTT untuk memilih pasangan Melki-Johni dalam Pilgub 2024.
“Salam dua jari, menang, menang, pasti menang!” seru Winston yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari para hadirin.
Pertemuan akbar ini menjadi momentum penting bagi pasangan Melki-Johni dalam menggalang dukungan luas dari berbagai kalangan masyarakat NTT.







