Kepada media ia juga menyampaikan, pelaksanaan rapat pleno tingkat KPU tersebut dapat terlaksana aman lancar dan sehat. Apalagi Negara Indonesia adalah negara demokrasi. Apapun hasilnya harus hormat terhadap keputusan KPU.
“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Manggarai Barat agar taat hukum, negara kita adalah negara demokrasi. Ciri dari sebuah negara demokrasi adalah pemimpinnya dipilih dari rakyat. Sehingga kita sama–sama tunggu, sabar, biarkan KPU yang memutuskan siapa yang menang dan yakinlah negara kita sudah memiliki Undang–Undang mekanisme pemilihan, salah satunya yang dilakukan KPU hari ini,” jelasnya lebih lanjut.
Dengan tegas ia mengatakan, apabila ada sekelompok orang yang ingin melawan negara, yang ingin mengacau situasi negara, lebih khususnya dalam pelaksanaan setiap tahapan pilkada yang dilaksanakan di Kabupaten Manggarai Barat, Polri tidak akan segan–segan menindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku.
Kepada masyarakat Mabar, ia mengajak agar sama-sama menjaga situasi keamanan, serta memerangi bersama Pandemi Covid-19 sehingga tetap sehat dan aman.
“Diimbau kepada para simpatisan calon dan masyarakat lainnya agar tidak melakukan kegiatan konvoi atau pawai yang berlebihan sehingga tidak menimbulkan gesekan dengan massa pendukung paket lain dan tetap selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” harapnya. (obe)







