BORONG kabarntt.id—Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki posisi penting. BDP menjadi jembatan penyalur aspirasi masyarakat dengan pemerintah.
Demikian dikatakan Ketua Panitia Pemilihan BPD Dusun Wuas, Desa Rende Nao, Kecamatan Pocoranaka Timur, Kabupaten Manggarai Timur, Febrianus Icen Doni Agus, Selasa (30/6/2020), usai acara pemilihan anggota BPD setempat.
Sebagaimana disakskan kabarntt.id, acara pemilihan berlangsung demokratis, tertib dan lancar.
Sementara Ketua Panitia Penyelenggara Pemilihan anggota BPD Desa Rende Nao, Damianus Karni, menjelaskan, pemilihan anggota BPD Desa Rende Nao dibagi dua tempat, yakni di Dusun Tangkul dan Dusun Wuas.
Desa Rende Nao, kata Karni, membutuhkan 7 anggota BPD, Dusun Tangkul membutuhkan 4 anggota, dan Dusun Wuas membutuhkan 3 orang. Sementara di Dusun Tangkul ada 6 calon yang memperebutkan 4 kursi.
Sementara itu, panitia penyelenggara pemilihan anggota BPD Dusun Wuas Febrianus icen Doni Agus mengatakan bahwa, pemilihan anggota BPD didusun wuas berjalan lancar dan sesuai aturan.dam juga dipilih secara demokrasi.
Untuk Dusun Wuas membutuhkan 3 orang anggota BPD, sementara yang mendaftar menjadi calon hanya 3 orang. Itu berarti 3 orang itu semuanya lolos menjadi anggota BPD.
Dari pemilihan di Dusun Wuas, diperoleh hasil sebagai berikut: Yuliana Arni (suara terbanyak pertama),.Heribertus Hardiman (urutan kedua), dan Fransiskus Sudar (urutan ketiga). (ady)







