KUPANG kabarntt.id—-Duet Pasangan Calon Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma, tampil dalam bahasa sederhana, mudah dipahami dan berbasis fakta dan pengalaman yang sudah dilakukan.
Pada debat perdana Calon Gubernur-Wakil Gubernur NTT, Rabu (23/10/2024), yang disiarkan secara langsung oleh INews TV itu duet dengan sandi politik Melki-Johni itu mengenakan busana khas NTT.
Melki mengenakan sarung Timor dengan topi somgko Manggarai. Sedangkan Johni Asadoma mengenakan topi khas Alor.
Baik ketika memaparkan visi dan misi serta program kerja, Melki-Johni memaparkan visi dan misi serta program kerja secara lugas, dengan narasi yang mudah dipahami, jauh dari kesan teoretis. Melki-Johni juga santun dan tenang merespon dan bertanya kepada paslon lain.
Ketika memaparkan visi misi dan program kerja, Melki Laka Lena membeberkan apa yang akan dilakukan dengan bercermin pada apa yang sudah dilakukan Melki-Johni saat sebagai Wakil Ketua Komisi IX DPR RI untuk Melki dan Kapolda NTT untuk Johni.
Ketika ditanya apakah koalisi besar yang mengusung Melki-Johni tidak terjebak pada kepentingan partai, Melki dengan lugas mengatakan justru koalisi besar itu menguntungkan NTT.
“Kami mengikuti Bung Karno yang mengedepankan semangat gotong royong dalam membangun. Kalau banyak partai yang mengusung Melki-Johni itu justru kekuatan dan anugerah untuk NTT,” kata Melki.
Melki juga menegaskan pentingnya koalisi besar untuk membangun NTT. Mantan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini memastikan pembangunan di NTT jauh lebih hebat jika gubernur-wakil gubernur ada dalam koalisi besar bersama pemerintah pusat.







