KUPANG kabarntt.id—Insentif para kader posyandu, operasional Ketua RT dan Dasa Wisma menjadi diskusi menarik warga Kelurahan Naikolan, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang ketika menerima anggota DPRD Kota Kupang, Jemari Yoseph Dogon, yang melakukan reses di kelurahan itu, Minggu (21/11/2021).
Dalam reses wakil rakyat itu, tema tentang insentif kader posyandu, dana operasional RT dan Dasa Wisma tahun anggaran 2020 dan 2021 diangkat warga yang hadir. Dana yang menjadi hak kader posyandu, ketua RT, dan juga Dasa Wisma di RT 11 kelurahan tersebut belum diterima.
Salah seorang Ketua Posyandu Balita dan Lansia Putri Malu di RT 19, RW 07, Naikolan, Nurmiyati Arkian, menjelaskan, pihaknya dan kader posyandu lainnya di Kelurahan Naikolan sampai saat ini belum mendapat insentif padahal saat ini sudah mendekat akhir tahun 2021.
“Insentif tahun 2019 dicairkan tahun 2020, sedangkan insentif tahun 2020 dan 2021 sampai dengan saat ini kami belum dapat. Kami minta melalui wakil rakyat kami ini agar diperjuangkan dan diprioritaskan sehingga PMT untuk balita bisa berjalan, juga ini mengantisipasi gizi buruk dan stunting di Kota Kupang,” kata Nurmiyanti.
Menurut Nurmiyanti, meskipun belum dicairkan, mereka tetap mencari jalan keluar agar PMT untuk balita tetap berjalan baik, sehingga balita yang gizi buruk dapat dibantu dengan makanan tambahan. “Dan semoga dengan adanya kunjungan anggota DPRD Kota Kupang ini segera direalisasikan dengan baik dan menjadi prioritas,” kata Nurmiyanti berharap.
Ketua RT 11 Kelurahan Naikolan, Piet Muga, juga menyayangkan operasional RT yang sampai sekarang belum juga direalisasi oleh pemerintah, padahal tahun 2021 sudah hampir selesai.
“Kami sudah dijanjikan oleh Pak Wali akan segera direalisasikan. Namun sampai dengan saat ini belum kunjung direalisasikan, sehingga kami sangat berharap agar DPRD Kota Kupang dapat memprioritaskan,” tegasnya.
Sementara Nyonya Elisabet, mengeluhkan lampu jalan yang cukup meresahkan, karena sepanjang jalan di RT 11 sangat gelap, padahal daerah ini di tengah Kota Kupang.
“Kami minta agar lampu jalan di RT 11 diperhatikan. Kami juga warga Kota Kupang, kami juga ingin diprioritaskan. Kalau malam sangat gelap, sehingga kami juga diprioritaskan dengan baik,” tegas Elisabet. (np)







