Point keempat, sebut Hugo, adalah pihaknya akan mengembangkan jejaring supaya ada keterkaitan kepengurusan tingkat provinsi, kabupaten/kota dan juga pusat untuk saling memberikan edukasi, dukungan, penguatan karena bagaimanapun juga para kader tersebar di pelosok-pelosok di NTT.
“Ini membutuhkan jejaring untuk memperkuat kegiatan kader. Jadi kami berharap supaya anggota DPRD Provinsi, angota DPRD Kabupaten dan anggota DPR RI turut memberikan suport, edukasi, memfasilitasi untuk akses-akses baik akses pendanaan, informasi dan lain sebagainya, karena kita tidak bisa kerja sendiri-sendiri. Lidi itu tidak bisa berfungsi kalau tidak disatukan oleh ikatan yang kuat,” imbuh Ketua Fraksi Golkar DPRD NTT ini.
Sebagai Ketua MKGR NTT, kata Hugo, pihaknya berharap MKGR menjadi ladang yang berfungsi untuk tubuhnya, untuk kader-kader Golkar yang tangguh di kemudian hari. MKGR akan menjadi ladang di mana Golkar dengan beringinnya semakin dalam menancapkan akarnya ke bumi pertiwi NTT sehingga dalam memenangkan perhelatan politik kita perlu kerja keras dan gotong royang.
Hadir dalam acara pelantikan pengurus MKGR NTT, Ketua DPD MKGR Pusat, Adies Kadir, Ketua Gema MKGR Pusat, Imbran Eka, dan rombongan dari DPP Golkar, Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, Sekretaris DPD Golkar NTT, Inche Sayuna, sejumlah pengurus DPD Golkar NTT. (np)







