Melki Laka Lena Pimpin Komisi IX Jadi Relawan Uji Klinis Fase 2 Vaksin Nusantara

Melki Laka Lena di Semarang

Berdasarkan paparan dari tim peneliti vaksin nusantara ini,  jelas Melki, dipastikan aman setelah melakukan uji klinis fase 1 kepada lebih dari 30 relawan vaksin. Meski begitu, ia mendorong agar BPOM segera mengecek hasil temuan dari ujin klinis fase 1 vaksin nusantara.

Melki menambahkan, tim peneliti juga memaparkan vaksin nusantara aman untuk semua golongan, termasuk bagi warga yang memiliki komorbid dan anak-anak.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Lebih dari 30 orang yang diuji klinis tahap satu itu hasilnya aman dan tidak menimbulkan efek dan gejala apa pun yang membahayakan. Dan hasil penelitan dari antibodinya atau imunogenitas atau kemampuan untuk menghasilkan daya tahan tubuh terhadap covid itu juga tinggi,” imbuhnya.

Komisi IX DPR RI, kata Melki, memastikan akan mengawal pengembangan vaksin nusantara, terlebih vaksin Covid-19 ini dibuat secara personal dan buatan anak bangsa.

“Kalau misalnya data dari tim peneliti setelah dicek lebih lanjut oleh BPOM memenuhi ketentuan pembuatan vaksin yang aman dan berkhasiat, maka bangsa Indonesia bisa merayakan dengan suka cita temuan ini. Kita harus bersyukur anak bangsa mampu membuat vaksin seperti ini,” ujarnya.

Dia berharap, pembuatan vaksin nusantara bisa dikerjakan secepat mungkin sehingga Komisi IX DPR mendorong agar BPOM tidak hanya menunggu laporan dari setiap tahapan uji klinis, namun turut terlibat memastikan pembuatan vaksin nusantara tersebut memenuhi standar dan ketentuan yang berlaku. (den)

Pos terkait