“Kita mau cari pemimpin. Kita mau mengusung untuk partai yang punya niat baik untuk membangun Ngada. Kemitraan punya tantangan, yakni komitmen,” tutup Maria.
Selanjutnya Helmut Waso selaku calon Bupati Ngada mengucapkan terima kasih atas penerimaan yang luar biasa dari DPC PDIP Kabupaten Ngada. Waso menjelaskan dan menegaskan tentang perubahan paket dari Hoki diganti dengan Hebat.
Di momen itu, mantan Ketua DPRD Kabupaten Ngada ini menjelaskan akronim dari kata Hebat. “Sebenarnya kata Hebat itu memilik makna Hati, Energik, Berdaya, Amanah, Tulus. Kami memegang prinsip ini dan yakin dengan visi misi nanti kami bisa membangun Ngada dengan sasaran utama pada pertanian,” paparnya.
Dengan sasaran utama yang ada penyatuan dengan calon wakil yang baru justru menjadi bersinergi. “Dengan spirit yang ada kami memiliki filosofi yang sama dengan Pak Anis. Beliau ahli di bidang pertanian. Karena itu saya memilih Anis agar target itu tercapai. Mari kita berjuang bersama dan berjuang untuk wong cilik seperti yang dikumandangkan oleh Ibu Mega,” tegasnya.
“Tanggung jawab harus dipikul utuh sehingga kita menang di pilkada meskipun ada sedikit perbedaan pendapat dalam proses pilkada ini. Saya akan tetap berkomunikasi dengan semua pihak termasuk terkait perubahan ini dalam waktu dekat,” tambahnya lagi.
Menanggapi hal ini Anis Tay Ruba yang suka disapa ATR menegaskan keputusannya untuk maju ini sebagai sebuah panggilan.
“Saya merasa terpanggil untuk membangun Ngada bersama-sama. Dinamika itu selalu mewarnai hidup kita. Persoalan itu menjadi bagian dari kehidupan karena itu mari kita terus berjuang demi rakyat,” ujarnya singkat.







