Survei WRC, Melki-Johni Makin Jauh Tinggalkan Ansy-Jane dan SPK-Andre

FB IMG 1730463374271

Sebab pasangan Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma ini lahir dari rahim partai atau koalisi partai yang sama dengan Presiden Prabowo karena pembangunan di NTT masih sangat tergantung pusat.

Sehingga kekuatan lobi seorang gubernur terpilih juga menjadi salah satu tolak ukurnya dalam keterpilihan Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Selain itu, faktor dari kesukaan masyarakat NTT terhadap Figur mantan Presiden Jokowi mayoritas memberikan suaranya pada pasangan Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma dibandingkan pada pasangan Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto yang saat debat publik kedua tidak mengakui kinerja Jokowi dalam mendukung pembangunan di NTT.

Dedi Rohman mengungkapkan, hasil survei juga menunjuklan sebaran keterpilihan pada ketiga pasangan calon Kepala Daerah di tiap Kota/Kabupaten di NTT. Melki-Johni mendominasi.

Di antaranya Kabupaten Kupang Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (17,1 persen) Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (30,3 persen) Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (49,2 persen).

Sementara itu, Pengamat Sosial Politik Universitas Nusa Cendana (Undana) NTT, Lasarus Jehamat menilai, terdapat dua faktor penting di balik keunggulan Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma.

“Faktor utama adalah elektoral Melki sangat tinggi. Yang kedua posisi Melki sekarang sangat strategis, karena menjadi salah satu pimpinan di Partai Golkar,” ujar Lasarus.

Hal ini, lanjutnya, mempengaruhi variabel lain. Terutama kinerja Melki merealisasikan programnya selama ini. Seperti pada masalah kesehatan di NTT banyak pihak menilai sangat bagus dan nyata hasilnya dirasakan masyarakat.

Pos terkait