Karena itu, kata Suparlin, andaikan perlu diperpanjang, maka pemerintah bisa menganggarkan kembali. TNI siap membantu lewat karya bakti.
Pada kesempatan intu Suparlin juga mengucapkan terima kasih karena di tengah wabah virus corona Pemerintah Kabupaten Ende tetap menganggarkan untuk TMMD.
Sementara itu Staf Ahli Pemkab Ende Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Fransisco Versailles, atas nama pemerintah menyampaikan terima kasih kepada TNI dengan TMMD-nya.
Fransisco Versailles yang mewakili Bupati Ende dan menjadi Irup pada pembukaan TMMD di Desa Reka ini juga mengatakan, pada intinya pemerintah memperhatikan warganya dalam melaksanakan pembangunan.
“Membuka akses transportasi adalah salah satu bentuk perhatian pemerintah. Terima kasih untuk TNI yang bersedia memilih TMMD dengan membuka jalur jalan Reka menuju Wolokota. Ini bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat,” kata Fransisco.
Sementara Ketua DPRD Ende, Fransiskus Taso, yang turut hadir juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI. DPRD Ende secara kelembagaan mendukung penuh TMMD dengan membuka jalan tersebut. Meski diakui medan yang sangat berat namun TNI karena kecintaan kepada anak negeri siap berbakti.
“Atas nama lembaga, kami sampaikan terima kasih. Seperti yang Pak Dandim katakan, butuh anggaran lagi untuk bisa tembus Desa Wolokota. DPRD Ende siap alokasi,” kata Taso.
Anggaran itu ika tidak bisa dalam perubahan anggaran di tahun ini, Taso berjanji tahun 2021 dianggarkan.
Kepala Desa Reka, Nobertus K.Y Lana juga menyampaikan berlimpah terima kasih. Dia berharap apa yang menjadi harapan warga Desa Reka dan Wolokota bisa terwujud.







