Sementara mengenai pemberdayaan masyarakat, mereka menyadari masih banyak warga Kota Kupang yang butuh uluran tangan dari pemerintah. Karena itu sejumlah program bantuan dari dana APBD telah dirancang mulai dari beasiswa, bantuan baju seragam, alat tulis dan tas, bantuan kaca mata, bedah rumah serta sejumlah bantuan lainnya.
Yang masih menjadi pekerjaan rumah adalah masalah air. Pemerintah Kota Kupang, kata Jefri, terus berusaha agar ketersediaan air untuk warga Kota Kupang terpenuhi.
“Sekarang kita sedang bangun di Kali Dendeng guna membantu mengatasi masalah air bersih di Kota Kupang,” kata Jefri.
Jefri dan Herman Man menyadari sejumlah capaian di Kota Kupang juga atas kerja sama dengan seluruh stakeholder dan masyarakat. Karena itu keduanya menyatakan terima kasih kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan DPRD Kota Kupang yang telah berperan sebagai mitra yang selalu memberi dukungan secara positif.
“Bagi kami, DPRD Kota Kupang itu mitra yang baik. Karena itu kami sangat berterima kasih atas dukungan DPRD Kota Kupang untuk membangun kota ini,” kata Herman Man.
Ke depan, kata Jefri dan Herman Man, ada sejumlah agenda lain lagi yang akan dikerjakan.
“Dalam dua tahun ke depan, kami ingin mendorong perangkat daerah bekerja faster (lebih cepat), better (lebih baik) dan cheaper (lebih hemat). Tentunya sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tandas Herman Man. (den)







