Baginya, penjaringan dini ala Golkar ini adalah cara sekaligus apresiasi Golkar terhadap kader-kadernya. Apresiasi Golkar dengan memberi ruang dan kesempatan bagi kader-kader terbaiknya mengekspresikan diri di tingkat yang lebih tinggi.
“Sebagai kader, ya saya berterima kasih atas apresiasi dan penghargaan yang diberikan oleh Partai Golkar kepada saya. Karena saya anggap ini kepercayaan yang diberikan untuk menjadi bakal calon Walikota Kupang tahun 2024 mendatang meskipun baru penjaringan,” katanya merendah.
Menurut Tellend, Partai Golkar memang selalu memberikan penghargaan lewat kepercayaan-kepercayaan yang begitu langka. Implikasinya, siapa pun yang mendapat kepercayaan mesti bekerja keras dan mesti memberikan yang terbaik bagi partai dan kepada masyarakat banyak.
Tellend memastikan tidak bakal mengecewakan kepercayaan yang diberikan kepadanya. Dia bertekad untuk bekerja maksimal secara nyata di lapangan dan mensosialisasikan diri agar lebih dekat dengan masyarakat guna semakin dikenal masyarakat.
“Saya merasa sangat bangga. Karena kerja keras kita, kesetiaan kita, loyalias kita semua dihargai oleh partai. Bahwa kamu layak untuk saya usung menjadi pimpinan di daerah. Dan tentunya bukan hanya bahasa terima kasih atau apa saja. Lebih dari itu kepercayaan ini akan saya implementasikan dalam tindakan nyata. Saya akan bekerja lebih maksimal dan secara intens mensosialisasikan diri kepada masyarakat agar lebih dikenal dan lebih dekat,” tekadnya.
Tellend sungguh sadar apa yang dilakukan Golkar baru pada tahapan penjaringan. “Namun saya percaya bahwa kita sedang diuji dan dinilai dengan tugas yang kita lakukan di lapangan. Partai sudah memberikan ruang yang besar, tinggal kita yang memanfaatkan dengan baik dengan bekerja maksimal menyakinkan masyarakat,” jelasnya.







