Kelompok Tani Oabaki TTU, Panen Jagung Hibrida

TTU panen jagung

KEFAMENANU kabarntt.id – Kelompok Tani Oabaki, dampingan  Pemuda Tani Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan panen  perdana secara simbolis jagung hibrida. Panen jagung hibrida tersebut  dilakukan di kebun Kelompok Tani Oabaki, Desa Lanaus, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi NTT, Selasa ( 8/3/2022).

Kegiatan panen simbolis diawali dengan ibadat syukur panenan lalu dilanjutkan dengan panen secara simbolis oleh Wakil Bupati TTU, Drs. Eusabius Binsasi, bersama undangan lainnya.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Kepada wartawan usai panen simbolis, Wakil Bupati TTU, Eusabius Binsasi, mengatakan, panen ini merupakan hasil dari sebuah kerja keras.

“Panen simbolis yang kita lakukan pada hari ini merupakan proses kerja keras yang telah dilakukan sejak akhir bulan November yang lalu oleh semua anggota Kelompok Tani Oabaki,” kata Eusabius.

Eusabius juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua anggota kelompok dan Pemuda Tani Indonesia NTT yang mendampingi karena melalui kerja keras tersebut mendapatkan baik untuk peningkatan ekonomi.

“Saya mengapresiasi kerja keras mereka karena lahan ini cukup luas yakni, 5 ha yang mereka siapkan. Saya sampaikan terima kasih juga kepada kelompok tani yang didampingi oleh pemerintah desa, pemerintah kecamatan, tapi secara khusus kepada Ketua Pemuda Tani Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur yang telah berupaya dengan semua anggota kelompok tani untuk mensejahterakan diri mereka dengan bekerja keras,” ucap Eusabius.

Dikatakan Eusabius, dari hasil produksi yang ada dapat dijual untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka.

Eusabius berharap agar agar petani yang lain menjadikan panen hari ini sebagai motivasi untuk bertani.

“Saya sangat berkeinginan agar para petani mengikuti contoh seperti ini karena dari sini para petani diajarkan agar membedakan mana hasil pertanian untuk konsumsi dan hasil pertanian untuk dijual,” harap Eusabius.

Sementara itu, Ketua Pemuda Tani Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kristoforus Haki, mengatakan untuk pemasaran sudah ada pihak yang menawar.

“Hari ini kita sudah panen. Untuk  pemasaran sudah ada tawaran dari beberapa pihak dan ada juga dari Jakarta,” kata Kristo.

Dikatakan Kristo, rencana ke depannya,  MT2 (musim tanam ke-2) mereka akan menanam lagi jagung dan untuk luasan area yang akan dikelola, akan ditambah lagi karena total area ini 70-an ha.

“Ke depan juga kita akan tambahkan lagi untuk beternak sapi. Limbah dari tanaman jagung ini kita kelola untuk pakan penggemukan sapi,” kata Kristo.

Kristo menambahkan, “Tujuan kita Pemuda Tani Indonesia selain kita mengedukasi dan memanfaatkan teknologi, kita juga mau  mendorong orang-orang muda NTT pada umumnya dan TTU  khususnya supaya mereka itu tidak melihat pertanian sebagai sebuah pekerjaan yang kotor. Bayangkan saja kalau mereka berani memproduksi lahan pertanian dalam luasan area yang besar, hasilnya akan menopang kesejahteraan ekonomi,” harap Kristo.

Acara panen simbolis tersebut dihadiri Wakil Bupati TTU, Drs. Eusabius Binsasi, Wakil Ketua TP PKK TTU,  Ny. Susana Sarumaha Binsasi, Kadis Pertanian dan Perkebunan Gregorius Ratrigis, Ketua Pemuda Tani Indonesia Provinsi NTT, Kristo Haki, SKM, Kadis Lingkungan Hidup Drs.Yonas Tameon, M.Si, Kadis Ketahanan Pangan, Kris Nggadas, SE, Kadis Perindag Drs.Maxi Ako’it, pimpinan OPD lainnya, Ketua DPC Partai Gerindra TTU, Drs.Ferdi Meol, MM, Pater Paul Wain, SVD, para suster, Kepala Cabang Kopdit Swasti Sari Kefamenanu Beny Leltakaeb, Ketua Kadin TTU, Kepala Cabang BRI Kefamenanu Abid Rahman Martono, Penjabat Kepala Desa Lanaus Agustinus Timo, Koordinator PPL Insana Tengah Melki Lak Apu bersama 4 anggota PPL lainnya, para tokoh masyarakat, serta semua anggota Kelompok Tani Oebaki. (siu)

Pos terkait