JAKARTA kabarntt.id—Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena, meminta agar data BPJS Kesehatan perlu dikelola dan dimanfaatkan dengan optimal.
Di samping itu, prinsip kesetaraan pemanfaatan dan akses pelayanan kesehatan diharapkan bisa dioptimalkan di wilayah timur Indonesia, terutama Papua Barat.
Pendapat ini disampaikan politisi Golkar yang akrab disapa Melki Laka Lena dalam acara Launching dan Bedah Buku berjudul “Menyulam Program Jaminan Kesehatan Nasional Menjadi Andalan dan Kebanggaan Bangsa Indonesia” yang ditulis oleh Direktur BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, Selasa (17/5/2022), di Ballroom IGM Brataranuh Lt 3 BPJS Kesehatan Kantor Pusat, Jakarta Pusat.
Melki Laka Lena mengatakan, prinsip equity yang diulas dalam buku tersebut, pelaksanaannya masih menjadi ‘pekerjaan rumah’ untuk semua pihak.
“Kami bersepakat dengan Bappenas dan World Bank bahwa equity dalam pelayanan kesehatan adalah persamaan pemanfaatan, distribusi berdasarkan kebutuhan, persamaan akses dan persamaan outcome kesehatan. Komisi IX DPR RI sampai dengan saat ini pun masih sangat sering menerima pengaduan dari masyarakat peserta JKN mengenai tuntutan pelaksanaan prinsip equity,” ungkap Melki sebagai penanggap dalam bedah buku itu.
Hal lain yang tidak kalah penting, menurut Melki, adalah peningkatan kualitas pelayanan kesehatan program JKN harus menjadi agenda utama yang harus diselaraskan, disinkronkan dan diharmoniskan dengan agenda transformasi sistem kesehatan nasional.








