LABUAN BAJO kabarntt.id—Wanita Muslimah Nahdatul Ulama Manggarau Barat melantunkan lagu yang menyerukan kerukunan antarumat beragama yang menjadi kunci kerukunan nasional dan keharmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
Seruan ini terungkap ketika para wanita Muslimah NU Manggarai Barat mendendangkan sebuah lagu tentang keberagaman tempat ibadah semua agama pada pentas seni dalam ajang Festival Golo Koe Labuan Bajo, Selasa (9/8/2022) malam di Marina Waterfront Labuan Bajo.
Di depan ribuan penonton Wanita Muslimah NU Manggarai Barat tampil menawan dalam balutan jilbab hitam yang dipadukan kain songke Manggarai. Mereka tampil memukau penonton dari berbagai paroki dalam wilayah Keuskupan Ruteng yang merupakan keuskupan yang memiliki umat Katolik terbanyak di Indonesia.
Ditemui di tribun bagian timur Marina Waterfront, Ketua NU Manggarai Barat, H. Ishak, menyatakan Indonesia merupakan negara majemuk yang memiliki keragaman etnis, budaya, dan agama. Kemajemukan ini dapat menjadi kekuatan yang besar dan nyata untuk membangun bangsa apabila dirawat bersama dalam bingkai kerukunan dan persaudaraan.
Namun, sebaliknya apabila tidak dijaga dengan baik maka dapat berpotensi juga menjadi benih perpecahan. Oleh karena itu sangat diperlukan moderasi beragama dalam kehidupan sosial masyarakat agar keutuhan bangsa dapat terjaga.
Lebih lanjut Ishak yang saat itu didampingi Ustad Ali menyampaikan, keberagaman yang ada di Indonesia telah diakomodasi sejak lama oleh para pendiri bangsa melalui kesepakatan nasional yang disusun.







