Kenang Kisah Sengsara dan Wafat Yesus Kristus, OMK St Theodorus Banain Gelar Jalan Salib Hidup

IMG 20250418 231547

KEFAMENANU KABARNTT.ID — Mengenang Kisah Sengsara Yesus Kristus yang wafat di kayu salib, Orang Muda Katolik (OMK) Gereja Santo Theodorus Banain, Paroki Kristus Raja Haumeni di kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Jalan Salib hidup.

Prosesi Jalan Salib Hidup digelar hari ini, Jumat (18/4/2025) di lapangan SDK Banain.

Meskipun diguyur hujan deras, namun umat sangat antusias mengikuti prosesi Jalan Salib Hidup dengan penuh khusyuk.

Pantauan wartawan, adegan per adegan dalam prosesi Jalan Salib Hidup yang diperankan oleh OMK Gereja Santo Theodorus Banain membuat umat seakan ikut larut dalam perjuangan Yesus Kristus menerima hinaan dan kekerasan yang dilakukan untuk menebus dosa-dosa umat manusia.

Kepada media ini usai prosesi Jalan Salib Hidup, Romo Patrisius Sixtus Bere, Pr mengatakan, Jalan Salib yang biasa dilakukan dengan sederhana di 14 stasi atau perhentian yang biasa digelar di dalam Gereja atau lingkungan, dibuat dengan lebih hidup. kiranya dengan dilakukan Jalan Salib Hidup ini, memberikan satu pemahaman baru tentang bagaimana bisa mengikuti Yesus.

Menurutnya, prosesi Jalan Salib Hidup untuk memperingati wafatnya Yesus Kristus ini, dilakukan untuk memberikan peringatan kepada umat agar senantiasa meniru sikap Yesus Kristus untuk cinta kasih dalam menghadapi setiap cobaan dan menerima salib hidup masing-masing.

Romo Patrisius Sixtus Bere mengaku, prosesi Jalan Salib Hidup ini sebagai upaya untuk mengenang kisah Yesus Kristus yang memperjuangkan kebenaran dan meninggal dengan cara disalib pada 2000 tahun silam.

Pos terkait