Romo Patrisius Sixtus Bere melanjutkan, Prosesi Jalan Salib Hidup yang dilakukan pada peringatan wafatnya Yesus Kristus ini sebagai langkah untuk bisa menimbulkan suatu perasaan dalam seluruh prosesi jalan salib hidup ini sehingga bisa menimbulkan efek tertentu yang berguna bagi kehidupan konkrit manusia.

Kepada Orang Muda Katolik, Romo Patrisius Sixtus Bere berharap agar peristiwa Jalan Salib Hidup ini terus dilakonkan dan nilainya diambil dalam kehidupan manusia.
“Saya berharap dengan peristiwa Jalan Salib Hidup yang diperankan ini, dengan persiapan-persiapan yang lebih matang di tahun-tahun yang akan datang bisa terus juga dilakonkan dan semoga ada poin-poin atau nilai-nilai yang berguna bagi hidup kita,” tutupnya. (siu)







