KABARNTT.ID— Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Sains dan Teknik (FST) Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi bertajuk “Pengembangan Model Desa Tahan Kekeringan Berbasis Data Rumah Tangga dan Edukasi Pengelolaan Air di Desa Kuatae, Kecamatan Kota SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan.”
Kegiatan yang diselenggarakan 21 Juli 2026 ini merupakan bagian dari program Universitas Nusa Cendana Berdampak Tahun 2026. Para peserta yang hadir dibagi dalam dua kelompok menjadi Kelas A untuk masyarakat umum dan Kelas B khusus kader desa. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari tahap survei rumah tangga yang telah dilaksanakan sebelumnya terhadap 132 kepala keluarga di Dusun 1 dan Dusun 2 Desa Kuatae.

Kegiatan ini menjadi tahap keempat dari lima tahapan besar program pengabdian. Kegiatan ini diawali dengan pengambilan Data Rumah Tangga dan Data Sumber Air Desa Kuatae serta pemetaan desa rawan kekeringan dan sebaran sumber air.
Hasil survei sebelumnya menunjukkan bahwa Desa Kuatae secara umum berstatus “Cukup Tahan” terhadap kekeringan, namun dengan tingkat kerentanan yang berbeda antar dusun dimana Dusun 2 berstatus “Rentan” sementara Dusun 1 berstatus “Cukup Tahan”.
Temuan inilah yang mendasari penyelenggaraan kegiatan edukasi ini, dengan tujuan agar masyarakat dan kader desa tidak hanya mengetahui hasil pemetaan, tetapi juga memperoleh bekal pengetahuan praktis untuk mengelola air rumah tangga secara lebih baik, sekaligus mempersiapkan keterlibatan kader desa dalam tahap penyusunan model desa tahan kekeringan pada periode berikutnya.







