KEFAMENANU KABARNTT.ID — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), memanen jagung hibrida dari lahan pertanian Rutan dengan produksi mencapai 12 ton, Senin (5/10/2026).
Panen simbolis tersebut dipimpin Kepala Rutan Kelas IIB Kefamenanu, Muhamad Nurseha, di lahan pertanian milik Rutan yang berada di Kelurahan Kefamenanu Selatan, Kecamatan Kota Kefamenanu.
Lahan yang dikelola untuk pertanian tersebut memiliki luas hampir satu hektare. Dari total lahan itu, sekitar 0,80 hektare dimanfaatkan untuk budidaya jagung hibrida.
Pengembangan pertanian ini dilakukan Rutan Kefamenanu melalui kerja sama dengan petani lokal, Mohamad Tri Chahyono atau yang akrab disapa Mas Cahyo. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan negara yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal.
Muhamad Nurseha mengatakan, program tersebut tidak hanya bertujuan mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan.
“Kegiatan ini tidak lepas dari kerja sama dengan Dinas Pertanian dan para penyuluh yang terus mendampingi. Di samping pembinaan yang ada di Rutan, kami juga melaksanakan pembinaan kemandirian berupa ketahanan pangan,” ujar Nurseha.
Menurutnya, pemanfaatan lahan Rutan untuk pertanian sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Selain jagung, Rutan Kefamenanu juga mengembangkan berbagai kegiatan produktif lainnya, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), produksi makanan, kerajinan, hingga budidaya tanaman hortikultura berupa sayur-sayuran.







