15 Hektare Lahan di Keun Disiapkan untuk Pengembangan Jambu Mete

IMG 20261001 111401

Untuk pengaturan jarak tanam, jarak ideal tanaman jambu mete adalah 8 x 8 meter atau 10 x 10 meter. Dengan jarak tersebut, dalam satu hektare dapat ditanam sekitar 100-156 pohon.

Ajir atau patok dipasang menggunakan tali agar posisi tanaman tetap lurus. Pada lahan miring, sistem tanam berbentuk segitiga sama sisi dapat diterapkan sehingga penggunaan lahan menjadi lebih optimal.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Melania mengatakan, lubang tanam sebaiknya dibuat dengan ukuran 60 x 60 x 60 sentimeter dan dilakukan satu hingga dua bulan sebelum penanaman. Tanah bagian atas dan bagian bawah perlu dipisahkan.

Lubang kemudian dibiarkan terbuka selama dua hingga tiga minggu agar terkena sinar matahari. Setelah itu, tanah bagian atas dicampur dengan pupuk kandang sebanyak 15-20 kilogram, kapur dolomit sekitar 200 gram apabila tanah bersifat asam, serta pupuk NPK sebanyak 100 gram.

Campuran tersebut kemudian dimasukkan kembali ke dalam lubang dan dibuat gundukan sekitar 10 sentimeter di atas permukaan tanah.

Pada lahan yang miring, petani juga perlu membuat teras dan drainase untuk mengantisipasi aliran air hujan. Teras kuda atau tapal kuda dapat dibuat melingkar di sekitar lubang tanam dengan diameter sekitar 1,5 meter.

Selain itu, parit kecil dapat dibuat di antara barisan tanaman untuk mencegah genangan air di sekitar akar karena tanaman jambu mete rentan terhadap pembusukan akar.

Untuk melindungi tanaman muda dari angin, petani dianjurkan menanam tanaman pelindung di bagian pinggir kebun, seperti gamal, lamtoro atau pisang.

Pos terkait