BAJAWA kabarntt.id—Kampung adat Bena di Kabupaten Ngada, adalah salah satu dari sekian kampung adat yang sudah mendapatkan sentuhan digitalisasi layanan perbankan sejak 24 Maret 2021.
Dalam status sebagai desa binaan Bank NTT dan menjadi peserta dalam Festival Desa Binaan tahun 2021, Bank NTT sudah mengubah berbagai infrastruktur di sana.
Infrastruktur yang diperbaiki itu yakni mendesain pintu masuk sebagai gerbang penyambutan para tamu pengunjung. Jika sebelumnya pengunjung yang menggunakan kendaraan bisa langsung masuk ke sana, maka akses jalan mobil ditutup dan didesain gerbang dengan arsitektur vernakuker Ngada dilengkapi papan identitas sekaligus spot yang sangat bagus untuk memotret dan berswafoto.
Bank NTT menghadirkan spot yang pas bagi siapapun yang menginginkan gambaran yang utuh mengenai kampung ini.
Tidak hanya itu, pada pos depan sebagai pusat informasi pariwisata Kampung Adat Bena, Bank NTT juga menghadirkan agen DIA BISA serta layanan informasi digital mengenai sejarah kampung ini.
Pengunjung tinggal memindai kode digital pada media yang tersedia di pos itu, dan narasi mengenai sejarah Bena terpapar di layar handphone.
“Bangunan itu dimanfaatkan oleh Bank NTT sebagai Lopo Dia Bisa Kampung Adat Bena. Di Lopo itu, para pengunjung kampung adat tinggal scan melalaui smartphone, maka informasi dan sejarah tentang Kampung Adat Bena akan tersaji dengan lengkap,” ungkap Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho ketika mendampingi Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengunjungi Bena, Jumat (15/4/2022).







