Dersy menyebut, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku keluarga terhadap program Bangga Kencana serta percepatan penurunan stunting, dengan integrasi edukasi secara efektif, konvergen, dan terintegrasi melalui komitmen penentu kebijakan (stakeholder) dan pemangku kepentingan (mitra kerja) dengan melibatkan lintas sektor di tingkat pusat, Propinsi dan Kabupaten/Kota.
Adapun peserta kegiatan ini, imbuh Dersy berjumlah 350 orang terdiri dari pengelola program Bangga Kencana, Kader KB, keluarga beresiko stunting, pasangan usia subur (PUS), remaja usia 10-24 tahun, dan calon PUS/calon pengantin.
Dersy menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena yang telah mendukung program percepatan stunting, termasuk program Bangga Kencana yang memang diamanatkan dari BKKB.
“Kami berharap kedepan terus mendapat dukungan dari Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena untuk percepatan program penurunan stunting, paling tidak bisa membuahkan hasil agar angka stunting di Propinsi NTT bisa turun dan bisa mencapai target yang diharapkan baik secara nasional maupun di tingkat Propinsi,” harapnya.
Dersy juga menyampaikan terimakasih kepada Plt Kepala Dinas P2KB bersama jajaran yang sudah membantu termasuk dengan pemerintah daerah yang diwakili Asisten Pemerintah dan Kesra Setda TTU yang berkenan hadir memberikan arahan, sambutan bahkan materi kepada para peserta pada kegiatan ini.
“Pada bulan operasi timbang (BOT) Februari ini, kita berharap agar adanya penurunan angka stunting di Kabupaten TTU. Dan kalau di Kabupaten TTU bisa turun, tentunya memberikan kontribusi untuk angka stunting di Propinsi NTT juga bisa mencapai target angka penurunan seperti yang kita harapkan,” bebernya.







