Bupati SBS Wariskan 19 dari 20 Puskesmas Terakreditasi

malaka puskesmas

Untuk akreditasi puskesmas-puskesmas yang ada di Kabupaten Malaka, jelas Frida, dimulai pada Tahun 2017 terhadap 4 puskesmas, yakni Puskesmas Betun di Kecamatan Malaka Tengah, Puskesmas Besikama di Kecamatan Malaka Barat, Puskesmas Namfalus di Kecamatan Kobalima dan Puskesmas Weoe di Kecamatan Wewiku.

Kemudian, pada tahun 2018 dilanjutkan dengan proses akreditasi terhadap 12 puskesmas, yang mana sertifikat akreditasinya diterima, Kamis (25/4/2019).

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dua belas puskesmas tersebut adalah Puskesmas Weliman di Kecamatan Weliman, Puskesmas Biudukfoho, Piuskesmas Tafuli dan Puskesmas Wekmidar di Kecamatan Rinhat, Puskesmas Uabau dan Puskesmas Nurobo di Kecamatan Laenmanen, Puskesmas Kaputu di Kecamatan Sasitamean, Puskesmas Tunabesi di Kecamatan Io Kufeu, Puskesmas Fahiluka di Kecamatan Malaka Tengag, Puskesmas Alas di Kecamatan Kobalima Timur, Puskesmas Sarina di Kecamatan Botin Leobeoe dan Puskesmas Seon di Kecamatan Malaka Timur.

Selanjutnya, pada tahun 2019 dilakukan proses akreditasi terhadap 4 puskesmas tersisa, yakni Puskesmas Oekmurak di Kecamatan Rinhat, Puskesmas Bani-Bani di Kecamatan Io Kufeu, Puskesmas Babulu di Kecamatan Kobalima dan Puskesmas Alkani di Kecamatan Wewiku.

Namun, ketika proses tersebut sedang berjalan, dunia diguncang wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Karena itu, survai akreditasi sempat tertunda dan baru dilaksanakan di awal tahun 2020. Itu pun hanya dilakukan terhadap 3 puskesmas, yakni Puskesmas Oekmurak, Puskesmas Bani-Bani dan Puskesmas Babulu. Sedangkan Puskesmas Alkani masih tertunda survai akreditasinya.  (*/den)

Pos terkait