Lebih lanjut, Bupati Falen menjelaskan bahwa ketergantungan Kabupaten TTU terhadap dana transfer pusat saat ini mencapai sekitar 93 persen. Sementara kontribusi pendapatan asli daerah terhadap APBD hanya sekitar 5,3 persen.
“Artinya, kita masih sangat bergantung. Karena itu, untuk mempercepat kemajuan TTU, kita harus ambil langkah berani, yaitu kembali menjadi daerah tertinggal,” tegasnya.
Sebagai perbandingan, ia menyinggung Kabupaten Belu yang masih berstatus daerah tertinggal meskipun memiliki pelabuhan, bandara, tingkat kemiskinan yang lebih rendah, dan perputaran ekonomi 6 persen.
“Kita harus akui keadaan kita. Ini bukan soal gengsi, tapi soal nasib masyarakat. Kita butuh intervensi pusat untuk memperbaiki banyak sektor,” katanya.
Bupati Falen berharap, dengan langkah ini, TTU bisa lebih cepat mengatasi berbagai persoalan fundamental dan benar-benar mencapai kemajuan yang nyata, bukan sekadar predikat di atas kertas. (Siu)







