Covid-19 Tembus 1 Juta, Persakmi Keluarkan Lima Rekomendasi

Covid indonesia

Langkah selanjutnya, setelah di tracing adalah laksanakan isolasi atau treatment yang adekuat bagi yang terkonfirmasi. Selain itu memastikan semua yang ditracing dan menunggu hasil testingnya, supaya segera melakukan isolasi.

Penguatan kebijakan yang lain adalah mengurangi atau menghilangkan program isolasi mandiri di rumah. Proporsi isolasi mandiri yang semakin meningkat berdampak pada pembentukan kluster keluarga yang semakin bertambah. Hal ini pula yang memperkuat transmisi lokal dan sebaliknya. Untuk itu perlu dilakukan peninjauan kebijakan mengenai isolasi mandiri yang tanpa monitoring dan evaluasi yang ketat.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Penguatan kebijakan yang tak kalah pentingnya adalah penguatan kapasitas puskesmas. Puskesmas itu pusat kesehatan masyarakat, bukan pusat pengobatan masyarakat. Artinya puskesmas itu memang dirancang untuk mencegah penyakit. Puskesmas dirancang untuk mencegah penyakit dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, mencegah lebih baik daripada mengobati. Kesimpulan dari kajian Kementerian PPN/Bappenas, menyimpulkan bahwa puskesmas adalah “unit pelayanan kesehatan” paling strategis dalam sistem pelayanan kesehatan di Indonesia.  Namun pada masa pandemi ini, ironisnya puskesmas kurang mempunyai peran optimal. Sebagaimana hasil kajian yang dilakukan oleh CISDI yang dapat diunduh di link http://bit.ly/HealthOutlook2021

  1. Partisipasi Warga

Pandemik Covid-19 dapat dituntaskan dengan lebih cepat apabila melibatkan partisipasi warga sejak awal. Karena kunci utama perubahan norma yang menunjang pemutusan mata rantai penularan covid-19 ada di tangan warga masyarakat. Membangun partisipasi publik perlu terus didorong dengan penguatan literasi Covid-19.

Pos terkait