KUPANG kabarntt.id—Calon Wali Kota Kupang, Jonas Salean, memberikan klarifikasi terkait kampanye hitam yang digaungkan beberapa oknum jika dirinya menderita sakit dan gemetar, jika menjadi wali kota pasti menjadi tersangka dan kelak Alo Sukardan akan menggantikan posisinya sebagai wali kota.
Klarifikasi tersebut disampaikan Jonas Salean dan tim suksesnya pada kampanye di Jalan Suratim, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Senin (22/10/2024).
Menurut Jonas, oknum-oknum yang menyebarkan informasi sesat tersebut sudah tidak ada jalan lain untuk menghambatnya jika menjadi Wali Kota Kupang, sehingga mereka menggaungkan isu-isu yang tidak beralasan untuk menjatuhkan Jonas.
“Selama ini ada kampanye hitam yang digaungkan di tengah masyarakat Kota Kupang, jika saya Jonas Salean, sudah sakit-sakit, tangan gemetar dan kelak Pak Alo akan gantikan saya jadi wali kota. Tapi kenyataannya saya masih berdiri tegak dan terus berkeliling mengunjungi masyarakat di semua kelurahan di kota ini. Saya ada sehat-sehat ini, tangan ada baik ini,” jelas Jonas yang disambut riuh tepuk tangan masyarakat Oesapa yang hadir.
Lanjut mantan Ketua Komisi III DPRD Provinsi NTT itu, bukan hanya isu sakit yang digaungkan, tapi juga isu akan menjadi tersangka jika kelak jadi wali kota.
“Bukan hanya itu, saya dibilang akan jadi tersangka saat dipilih jadi wali kota. Bapa, mama, jangan mendengarkan hal-hal begitu
Mereka sudah tidak ada jalan lain untuk menghalang kita jadi wali kota, mereka sangat ketakutan kita jadi wali kota, tapikan kita tulus dengan kota ini sehingga saya masih berdiri dengan penyertaan Tuhan. Saya hanya mengandalkan Tuhan untuk semua harapan kita ke depan,” ungkap Jonas.







