
“Terus terang, selama ini kami hanya dengar namanya, atau juga hanya bisa lihat mukanya di layar televisi. Tetapi sekarang kami bertatap muka langsung dengannya, mendengar suaranya, menyimak paparan materinya tentang sejarah perjalanan Golkar dari dulu sampai sekarang. Ini kesempatan langka, pengalaman tak terlupakan,” kata Vian.
Vian yang juga dipercayakan menjadi Ketua Golkar Kecamatan Solor Selatan, Flores Timur ini mengaku sangat beruntung bisa menjadi salah satu peserta Dikpol dan Kebijakan Publik yang digelar Golkar Institute.
“Ilmu, pengetahuan, juga keterampilan yang kami dapat ini sangat mahal. Mahal karena membuka wawasan kami tentang politik, memberi pemahaman kepada kami bagaimana menjadi pemimpin, bagaimana mesti tampil di depan publik. Terima kasih Partai Golkar. Luar biasa,” kata Vian.

Eman Tukan juga mengaku yang sama. “Saya sangat beruntung bisa mengikuti dikpol ini. Materinya sangat bagus. Sekarang saya banyak mengerti tentang dunia politik, tentang Partai Golkar dengan sejarah dan dinamikanya. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan lagi pada kesempatan mendatang,” kata Eman.
Eduard Lorensfasius punya kesan yang sama. Ketua YTMI Kabupaten Sumba Barat Daya ini sangat mengapresiasi Dikpol dan Kebijakan Publik yang dilakukan oleh DPP Partai Golkar itu.
“Ini merupakan kesempatan yang luar biasa, apalagi tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan yang luar biasa ini untuk belajar bagaimana menjadi milenial yang potensial dan juga menjadi seorang pemimpin yang baik ke depan. Kami sangat berterima kasih kepada penyelenggara yakni DPP, DPD I dan juga DPD II Golkar Kabupaten Sumba Barat Daya yang mengutus saya untuk belajar bagaimana semestinya berpolitik,” kata Eduard.







