
Menurut Eduard, kaum milenial harus mendapatkan pendidikan politik agar menjadi bekal dalam mengemban potensi untuk menjadi kader-kader terbaik Partai Golkar ke depan.
“Kita harus ada bekal yang kuat. Dengan adanya pendidikan politik ini, kita tidak akan ragu untuk menempatkan diri menjadi kader-kader yang potensial dan juga siap untuk mengemban tugas-tugas yang dipercayakan partai kelak kepada kita,” serunya.
Empat kader muda Golkar NTT ini bersama rekan-rekan mereka peserta dikpol tengah menyiapkan bekal meniti tangga di Partai Golkar. Mereka tidak lirik kiri atau kanan ke partai lain.
Mengapa di Golkar? Ibarat perang, Golkar itu kapal induk. Semua orang ingin berada di kapal induk itu. Maka ketika bergabung di Partai Golkar mereka sudah berada di tempat yang tepat dan benar. (den/np)







