Dengan membudayakan transaksi secara digital di pasar, pusat perbelanjaan serta mendorong para pelaku usaha untuk menginput dan melaporkan progres pelaksanaan transaksi melalui mesin Electronic Data Capture (EDC) atau pengambilan data elektronik, dan wujud kerja sama yang terjalin antara Perumda Air Minum Kota Kupang dengan Bank Mandiri ini merupakan bagian dari upaya untuk menciptakan ekosistem pembayaran digital tersebut.
“Dengan dimulainya kerja sama antara Perumda Air Minum Kota Kupang dengan PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk., ini juga membuktikan peran perbankan dalam pembangunan daerah, karena dunia perbankan merupakan salah satu elemen yang berpengaruh dalam perekonomian baik dalam lingkup regional maupun nasional yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah,” ungkap Fahrensy.
Mengakhiri sambutannya Fahrensy berharap kesepakatan yang telah terjalin ini dapat menjadi solusi yang konkret dan strategis dalam usaha peningkatan pendapatan asli daerah.
Fahrensy meyakini program ini akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Kota Kupang. Oleh karena itu perlu dilakukan sosialisasi agar semakin familiar dan mulai dilakukan sebagai metode transaksi pembayaran tagihan air minum bagi masyarakat pelanggan Perumda Air Minum Kota Kupang.
Sementara itu, Asistant Vice President PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk., I Made Mudalara, mengucapkan terima kasih atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan kepada Bank Mandiri untuk memulai program digitalisasi pembayaran tagihan air Perumda Air Minum Kota Kupang.







