Hery juga menegaskan perlu ganti bupati karena alasan relasi atau jaringan. “Kalau H2N didukung 10 partai dengan jumlah kursi di DPRD 22 itu artinya jaringan di pusat itu banyak dan luas. Jangan omong program di sini kalau tidak punya jaringan partai di pusat,” tegas Hery.
Sementara Ketua Bapilu Partai Golkar NTT, Frans Sarong, kepada semua pendukung, simpatisan dan warga yang hadir menegaskan Partai Golkar memutuskan mendukung Paket H2N (Hery Nabit-Hery Ngabut) karena dua alasan.
Alasan pertama, sebut Frans, berdasarkan hasil survai Hery Nabit-Hery Ngabut dipilih masyarakat untuk memimpin Manggarai lima tahun ke depan.
Alasan kedua, sebagai partai tua dan sudah sangat berpengalaman Partai Golkar ingin agar unsur atau wakil Golkar ada dalam pencalonan kepala daerah.
“Karena itu Hery Ngabut ber-KTA (kartu tanda anggota) Partai Golkar. Kalau H2N pimpin Manggarai lima tahun ke depan, maka keluhan masyarakat akan buruknya infrastruktur jalan tidak terdengar lagi,” tegas Frans disambut aplaus semua yang hadir.
Dengan dua alasan itu, Frans mengharapkan dan meminta masyarakat Manggarai tidak ragu pilih H2N pada tanggal 9 Desember 2020 nanti. (den)







