KABARNTT.ID—Merespon sekaligus mengantisipasi dampak perubahan iklim, Pemerintah Provinsi NTT menggandeng Bengkel APPeK menggelar “Konsultasi Publik Draft Awal Dokumen Rencana Aksi Daerah Adaptasi dan Perubahan Iklim (RAD-API) Provinsi NTT”.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Harper Kupang, Jumat (13/6/2025), ini dihadiri mitra pemerintah. Selain Bengkel ApeK, hadir juga utusan dari Siap Siaga dan CIS Timor. Hadir juga sejumlah kalangan dan mitra pemerintah seperti akademisi dan media.
Dalam paparan para Ketua Pokja Pokja Perubahan Iklim Pemda NTT terpapar dengan jelas berbagai akibat yang bakal terjadi akibat perubahan iklim. Akibat perubahan iklim itulah, draft awal Dokumen Rencana Aksi Daerah Adaptasi dan Perubahan Iklim (RAD-API) Provinsi NTT ini disusun.
Direktur Bengkel APPeK NTT, Vinsen Bureni, menjelaskan, kegiatan ini adalah kerja kolaborasi antara Pemprov NTT terutama Bapperida, Dinas Lingkungan Hidup NTT dan Pokja Perubahan Iklim NTT, bekerja sama dengan tiga mitra utama yakni Bengkel APPeK, Siap Siaga dan CIS Timor.
“Kita telah mulai aksi ini dari akhir Maret lalu, dengan rencana aksi, lalu diadministrasikan dalam sebuah dokumen yang disebut Rencama Aksi Adaptasi dan Perubahan Iklim (RAD-IP) Provinsi NTT,” tegas Vinsen Bureni.
Dia berharap, peserta forum konsultasi publik ini memberikan kontribusi pemikiran dan tanggapan untuk melengkapi dokumen ini. “Ini adalah kemauan bersama dalam mendukung visi misi Gubernur dan Wagub NTT dengan spirit Ayo Bangun NTT,” kata Vinsen.







