Kadis Kesehatan Mabar Terkonfirmasi Positif Covid-19

Mabar Kadis kesehatan

“Ini baru tahap perencanaan, saya akan mengambil sikap itu bersama dengan Sekretaris Dinkes bersama dengan jajaran petinggi di Dinkes,” jelasnya.

Sedangkan terhadap orang-orang yang kontak erat dengan pimpinannya, selain hasil tracking dari pihak Dinkes, dirinya menyarankan agar segera melapor diri supaya ditindaklanjuti. Antara lain teman-teman di kantor daerah, yang mungkin selama ini pernah ikut rapat bersama beliau.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Kepada masyarakat di Mabar, Johan  juga mengimbau agar taat pada protokol kesehatan Covid-19.

“Saya pikir peningkatan kasus Covid-19 di Manggarai Barat sudah berada di zona merah. Oleh karena itu saya sangat mengharapkan masyarakat di Manggarai Barat tetap taat pada Perbub 44 tentang disiplin protokol kesehatan Covid-19,” kata Johan.

Sedangkan untuk Pemerintah Daerah dan tim Gugus Tugas Pemda, Johan berharap  untuk mulai berpikir Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jilid II.

Sebab, menurutnya, tidak ada langkah lain bahwa PSBB jilid II tersebut harus dijalankan.

“Kita mau lock down total atau lock down bersyarat dengan mengeluarkan aturan-aturan yang lebih mengikat atau lebih tajam, untuk menekan penyebaran Covid-19 di Mabar. Ini menjadi kewenangan Satgas dan segera tindak lanjut,” tegasnya.

Johan juga menegaskan, segera mentindaklanjuti instruksi Presiden dan Gubernur,  karena di Mabar sudah tidak ada jalan lain.

Diakuinya, ini bukan tak beralasan, mengingat perkembangan kasus Covid-19 di Mabar angkanya sangat tinggi. Dalam posisi dua Minggu kenaikan kasus rata-rata 3 sampai 5 orang perhari.

Pos terkait