Sejumlah program Melki-Johni yang disebutkan seperti pemberdayaan perempuan dan pemuda-pemudi, didorong untuk membuka usaha baru dan diberikan pinjaman lunak dengan bunga rendah dari bank.
Sebagai kader Gerindra, Johni menegaskan bahwa Ketua Umum DPP Gerindra, Prabowo Subianto, memiliki hubungan emosional dengan masyarakat Belu, terbukti dengan dibangunnya Politeknik Universitas Pertahanan. Johni akan melaporkan kondisi infrastruktur jalan di Belu kepada Prabowo setelah acara pelantikan.
Johni juga menyinggung soal pembangunan infrastruktur pariwisata di Kabupaten Belu untuk meningkatkan kunjungan wisatawan seperti lokasi wisata seperti Festival Fulan Rehan, Teluk Gurita, dan air terjun.
“Sekali bangun pariwisata, dampaknya begitu besar, ada rumah makan, penginapan, toilet yang bagus, dan UMKM, ” lanjut Johni.
Untuk mewujudkan pembangunan pariwisata seperti itu, pemerintah akan mengundang investor yang nantinya membuat bisnis kuliner, perhotelan dan transportasi menjadi hidup.
Kedua DPD II Golkar Belu, Epi Nahak, mengatakan Melki-Johni mengedepankan politik riang gembira. “Kita harus santai, biarkan orang lain tegang, kita jangan karena pasti Melki-Johni menang,” kata Epi.
Menurutnya, Melki-Johni diutus langsung oleh Prabowo Subianto. Hanya keduanya yang membuat perubahan di NTT. “Selain Bapak Melki dan Bapak Johni, tidak ada yang bisa (membuat perubahan),” ujarnya.
Epi mengatakan, Melki-Johni memiliki hubungan langsung ke pemerintah pusat. Karena itu, pada pelantikan presiden dan wakil presiden 20 Oktober, hanya Melki-Johni yang diundang ke Jakarta.







